Bingung Antara Cloud Hosting & Dedicated Hosting, Ini Perbedaannya!

Businessman works with Virtual Cloud Computer

Definisi:

Cloud Hosting lebih sering digunakan oleh perusahaan besar, namun jika kamu baru dalam bidang hosting, pertanyaan besar yang muncul di kepalamu pastinya – “apa itu cloud hosting”.

Situs cloud hosting pada dasarnya mengoperasikan beberapa server web yang terhubung, dan yang membedakannya dari bentuk hosting tradisional seperti shared hosting, dan dedicated hosting, data yang disajikan berasal dari berbagai server.

Keuntungan dari Cloud Hosting

Kamu hanya harus membayar sebanyak yang kamu gunakan: berdasarkan fluktuasi bisnis, kamu tak perlu khawatir karena kamu bisa mengubah paket hosting berdasarkan kebutuhan, dan membayarnya sesuai penggunaan.

Pilihan OS: Kamu bisa memilih sistem operasi sesuai keinginan, seperti Linux atau Windows.

Fleksibilitas: Kontrol konfigurasi server yang lengkap melalui API atau interface berbasis website.

Mendapatkan dobel keuntungan: kamu mendapatkan fasilitas setara dedicated hosting, hanya saja tak perlu membayar semahal dedicated hosting, jika tidak memiliki berbagai situasi dan permintaan.

Cloud Hosting vs Dedicated Hosting

Server yang dedicated selalu ditempatkan dalam pusat data yang aman dan stabil untuk menghindari investasi infrastruktur. Kamu sepenuhnya dapat mengatur server, dan menyesuaikan tingkat performa server.

Namun, jika requirement-mu mulai bertambah, kamu perlu menyewa dedicated server yang lebih besar, di mana akan dikenakan biaya yang lebih tinggi.

Dalam kasus cloud hosting, kamu hanya perlu membayar sesuai pemakaian, dan kamu bisa selalu merubah requirementmu. Selain itu, kamu bisa menambahkan server lain dalam jaringan untuk menghindari downtime, atau ingin menambahkan bandwidth atau ruang penyimpanan tanpa harus mempengaruhi settingan yang sudah ada sedetikpun.

Jadi, sudah sangat jelas bahwa kamu sebaiknya segera beralih ke cloud hosting daripada harus menghabiskan banyak biaya kurang penting di VPS/dedicated hosting (kecuali bisnismu memang benar-benar membutuhkannya. )

Nama lain: cloud web hosting, cloud site hosting

Kesalahan eja yang sering terjadi: clowd hosting, claud hosting

Contoh:

Kamu tentu penasaran dengan contoh kasus cloud hosting. Mungkin kamu mengetahui hal ini tapi salah satu contoh yang sangat familiar adalah Google! Yes, Google mengeluarkan Caffeine Updates sebagai bagian dari perubahan infrastruktural dan berpindah ke hosting base yang didominasi cloud.

Bagaimana cara kerjanya?

Melanjutkan contoh dari Google, kapanpun kamu ingin melakukan pencarian, query akan berjalan pada jaringan besar komputer (cloud), dan tidak terbatas pada single server, Google tak perlu khawatir dengan waktu loadingnya.

Hal ini memberikan fleksibilitas tanpa batas untuk menambahkan sebanyak mungkin system (server) dalam jaringan untuk mengimbangi penambahan muatan (baik yang diharapkan maupun tak terduga). Cloud hosting menjadi solusi terbaik yang ada untuk masalah hosting saat ini. Nantikan artikel menarik kami lainnya hanya di pemograman.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *